Apakah kamu merasa bajumu banyak tapi kamu selalu merasa kekurangan? Apakah kamu selalu tidak percaya diri dengan pakaian yang itu-itu saja? Kapan terakhir kamu belanja? Apakah 1 minggu lalu? 1 bulan lalu? Ataukah 1 tahun yang lalu? Kalau aku sih mungkin 2 tahun yang lalu hehehe

Dulu hampir setiap bulan aku membeli baju demi ke aktivitasku sehari-hari, sampai akhirnya lemariku semakin penuh. Jadi ingat, dulu setiap pagi kalau mau berangkat ke kantor, aku harus menyiapkan waktu 15-30 menit hanya untuk memilih baju karena aku kurang percaya diri kalau baju ini baru saja dipakai minggu lalu.

Sejak keluar dari kantor sekitar 3 tahun yang lalu, aku memang sudah mengurangi belanja. Sampai lemari penuh, akhirnya jadi jenuh. Sekitar setahun lalu, aku berpikir untuk membongkar dan menguras seluruh isi lemariku. Ternyata ada pakaian yang baru bahkan masih ada label harganya, ada juga yang sudah rusak, ada juga yang sudah aku lupakan, semuanya menumpuk di dalam sana. Dari semua atasan, bawahan, luaran, dan dalaman aku selama ini, yang aku simpan hanya satu per empatnya. Dan… Sejak setahun lalu itulah, aku berpenampilan dengan pakaian yang ini-ini saja. Pede? Pede kok!

Aku sempat membaca tulisan capsule wardrobe Kak Nike Prima dari LivingLoving yang memakai kurang lebih 35 setel pakaian untuk 3 bulan. Sebenarnya ada banyak sekali blogger yang menuliskan tentang capsule wardrobe. Terinspirasi dari situs LivingLoving, Unfancy, Encircled, Stylebee, Anuschkarees, dan buku ‘The Life Changing of Tidying Up’ oleh Marie Kondo, aku pun akan menuliskan tentang capsule wardrobe dengan merumuskan beberapa hal dalam 3 seri tulisan—’Lemari Kapsul 1, 2, dan 3‘. Aku tertarik untuk menceritakan pengalamanku karena tanpa disadari ternyata aku sudah melakukannya, mungkin dengan kurang lebih 60 setel pakaian untuk setahun belakangan ini.

Kali ini, aku mengajak Salis untuk bereksperimen. Aku dan Salis akan memilih beberapa setel pakaian untuk kami pakai selama 1 bulan, atau mungkin 2 bulan ke depan. Untuk kamu yang baru akan memulai, mungkin bisa mengikuti cara kami pada tabel di bawah ini:

Tabel Lemari Kapsul 1. Klik untuk mengunduh.

Menuliskan Kesibukanmu Kesibukan apa yang paling sering kamu lakukan? Apakah kamu pekerja kantoran yang selalu menyempatkan waktu untuk berolahraga dan berkumpul dengan teman-temanmu di akhir minggu? Dengan menuliskan kesibukanmu, kamu akan tau pakaian mana yang nyaman: formal, semiformal, informal, smart casual, casual, kamu tentukan sendiri

Menentukan Warna Favoritmu Warna yang kamu pilih, sebaiknya dimulai dari warna yang paling gelap, seperti hitam, coklat, atau biru tua. Lalu pilihlah warna-warna netral seperti putih, abu-abu, atau krem. Lalu pilih warna yang agak cerah untuk aksen. Untuk aksen ini sifatnya pilihan ya.

Menentukan Gaya Kesukaanmu Kumpulkan referensi dari manapun, majalah, media sosial, dan situs mode. Usahakan kamu memilih gaya dari pakaian yang kamu miliki dan bisa kamu manfaatkan kembali.

Di bawah ini adalah tabel yang aku isi. Aku menghabiskan waktu dari pagi ke malam, Senin sampai Minggu di KROMA. Dengan sesekali diselingi dengan kegiatan berkumpul bersama teman. Aku memilih warna hitam dan coklat tua sebagai warna dasar, warna abu-abu dan krem sebagai warna netral. Aku memilih warna biru sebagai aksen. Aku memang suka pakaian berbahan jeans.

Walaupun aku ada beberapa baju berwarna lain, untuk projek yang kali ini aku memilih warna biru saja. Nanti untuk projek selanjutnya, aku bisa menggunakan warna lain.

Contoh: Aku menuliskan kesibukanku, menentukan warna favoritku, dan menentukan gaya kesukaanku.

Setelah mengikuti 3 langkah di atas, kamu sudah memikirkan pakaian yang akan kamu pakai untuk sebulan ke depan? Kalau sudah yakin, mari kita coba projek ini bersama! Kira-kira apa ya langkah selanjutnya? Aku akan membeberkannya di 2 tulisan selanjutnya yang harus kamu ikuti terus!

\ Karya Macramé oleh @yessisetiarini dari @macku.gallery \ Sumber inspirasi http://livingloving.net, http://www.un-fancy.com, https://www.encircled.ca, http://www.stylebee.ca, https://anuschkarees.com
\ Lokasi KROMA 2F \
Posted by:Evelyn Gasman

Evelyn Gasman (@evelyngasman) adalah kepala dari KROMA Kiosk dan Klass. Orang yang suka kerajinan tangan, entah karena kerajinan, atau emang rajin beneran. Dia selalu senang bekerja di bidang kreatif. Dia merangkum kesukaannya dalam ABCD (art, branding, craft, dan design). Kerjaannya selain berkerajinan adalah mengurusi urusan produksi KROMA Kiosk dan Klass.

Leave a Reply