Setelah keberhasilan Pasaar Rumahan pertama di bulan Maret lalu, kami mengadakan Pasaar Rumahan kembali untuk yang kedua kalinya.

Pasaar Rumahan kedua ini kami adakan pada tanggal 17-19 Agustus 2018 kemarin, bertepatan dengan setahunnya kepindahan kami ke rumah baru ini. Pasaar Rumahan sendiri adalah acara sederhana yang kami buat, dimana kami mengundang 25 teman-teman kreatif, 4 pembicara dan 3 teman musisi.

28.jpg

Tujuan dari acara Pasaar Rumahan ini adalah untuk mengumpulkan teman-teman kreatif untuk aktif dan produktif dalam kegiatan KROMA Kiosk dan Klass. Harapan kami, kita semua dapat saling menginspirasi dengan karya-karya yang kita buat dengan hati. Tema ‘pasar’ sendiri kami pilih karena kegiatan yang ada dalam pasar itu tentunya jual-beli. Dan letak pasar pun pasti tidak jauh dari rumah.

Pasaar Rumahan 2 ini dibawakan oleh Yuki Ramadini dari Podluck Podcast dan Neea Elvira dan menghadirkan beberapa pembicara dari peserta bazaar, ada Mayu dari Terserah Mayu, Ayu Larasati, Arichi dari Osem, dan Evelyn Gasman sendiri yang mewakilkan KROMA.

IMG_0975.jpg

IMG_0700.jpg

IMG_0697.jpg

IMG_0707.jpg

Pada Pasaar Rumahan hari pertama, Yuki mengundang Mayu untuk ke atas panggung. Mayu menceritakan tentang pengalamannya membuat sebuah gerakan di This is Temporary yang ditujukan untuk perempuan-perempuan cabi (chubby) supaya hidup lebih sehat dan berpenampilan menarik lewat dukungan Pofelevé dengan tujuan bisa lebih percaya diri. Mayu mengerjakan semuanya ini dari rumah, yang dianggapnya lebih nyaman daripada kerja kantoran.

Kalau Ayu Larasati berbagi tentang pengalamannya bekerja dari studio senyaman rumahnya sendiri. Ayu membuat studionya senyaman rumah supaya anak-anaknya bisa datang berkunjung dan bermain di sana.

Karina Christy menutup acara Pasaar Rumahan #1. Karina merupakan solois muda yang meramaikan tahun 2018. Selain pernah menjadi satu finalis 15 besar ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia. Karina membawakan single perdananya, “Stuck in Silence”.

IMG_0826.jpg

Di hari kedua, obrol-obrol santai dibawakan oleh Neea bersama Evelyn. Evelyn bercerita tentang awal terbangunnya KROMA dan berbagi tentang pikirannya mengapa dia, Edward, dan Dinar menjalankan KROMA. Ia pun menceritakan tentang kampanyenya soal #betahdirumah. Evelyn pun cerita pengalamannya keluar dari kantor untuk membuat studio kecil di bawah loteng rumah Edward.

unnamed-3

Dan acara di hari kedua itu ditutup oleh Puti Chitara. Puti adalah seorang ibu satu anak yang cukup dikenal melalui karya dari album-albumnya dan kebersamaannya dalam band Barasuara. Puti menyulap suasana ruangan ini menjadi hening dan khidmad.

Di hari ketiga, Arichi, yang juga mewakilkan 4 orang lainnya di dalam Osem, menceritakan tentang bagaimana mereka bekerja berlima dalam 1 atap yang tentunya memiliki banyak persamaan dan perbedaan. Menurut Arichi, persamaan dan perbedaan itu lah yang selalu membuat Osem tetap solid sampai hari ini.

_MG_1369.jpg

Di akhir sebelum penghujung acara, kami meniup lilin ulang tahun kami dari Titik Rasa. Kami pun berfoto bersama di depan lampu neon LED, hadiah ulang tahun dari @klokwerk.

IMG_0723.jpg

Dan penampilan terakhir oleh Deredia. Mereka adalah kumpulan orang kreatif yang memiliki kecintaan kuat dengan era 50-an. Deredia memberi nafas baru yang unik dengan lagunya yang mengambil unsur vintage namun tetap menjunjung kearifan lokal. Penampilan Deredia sekaligus menutup acara Pasaar Rumahan 2 kali ini.

IMG_1018.jpg

IMG_1008.jpg

Pasaar Rumahan 2 ini, diramaikan oleh 26 peserta bazaar, mereka adalah: Ayu LarasatiHEIMOrganic Supply Co.Smitten by Pattern, ANéKAMortier, Fine FormStumble Note, Nemonic DesignThe Press Journal, Mr. Soap OfficialThey Talk AboutGrradKOOLASTUFFANoesaKemalaPopiroChloeroseLorenzoGoodVibes OrganicSundhariAnsy SavitriTerserah MayuKlokwerkCrescOsemProduk manakah yang menjadi favoritmu? Kamu bisa cek profil mereka di Instagram ya!

IMG_0770.jpg

IMG_0750.jpg

IMG_0735.jpg

Kami senang sekali, di Pasaar Rumahan yang kali ini, kami mendapatkan banyak sekali teman baru. Ada para manajer: Mbak Uma, Mas Komang, Mas Yosua, pengelola sistem suara Mas Bayu, dan lain-lain. Kami pun harus menerima kenyataan bahwa Pasaar Rumahan yang kali ini kurang sesuai dengan espektasi kami karena acara yang berdekatan dengan libur panjang. Tapi bagaimana pun juga, pengalaman ini tentu menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk kami.

Terima kasih para media partner yang Living LovingQubicle, Manual JakartaCatalyst ArtRimma.igWomantalk, dan sistem suara Bayusvara. Terima kasih juga kepada teman-teman yang turut disibukkan selama persiapan Pasaar Rumahan, Yuki, Ilham, Kintan dan Grrad yang sudah mendekor rumah kami sampai senyaman ini!

IMG_0766.jpg

Untuk semua teman yang selalu mendukung kami dan teman-teman yang baru datang ke rumah ini, selamat datang di rumah kami! Semoga #betahdirumah dan sampai ketemu lagi di Pasaar Rumahan selanjutnya!

Posted by:KROMA

We are build by a coming true dream. We have Kaffe, Kijen, Kiosk, and Klass as our main room to inspire and get inspired. To turn a 'house' into a 'home' for everyone is our greatest wish of all.