Bagi sebagian orang, jalan-jalan itu sebuah kebutuhan. Sejujurnya, aku salah satu dari orang-orang itu. Dulu pas masih kerja kantor, aku selalu menyisihkan sebagian dari gajiku untuk ditabung, berapapun itu, supaya bisa liburan satu sampai dua minggu keluar kota ataupun keluar negeri.

Jalan-jalan buatku adalah untuk menghadiahi diri sendiri setelah bekerja keras sepanjang tahun. Dalam sebuah perjalanan, banyak sekali hal yang terjadi, banyak sekali hal yang berarti. Kita dipaksa tidak hanya untuk mencari namun juga mengagumi. Kita melihat dan merasakan hal yang tidak kita alami sehari-hari. Kita bisa mengenal diri kita lebih dalam lagi, bahkan bisa sampai kehilangan diri sendiri.

Hal yang paling menyenangkan setelah membeli tiket perjalanan adalah merencanakan tempat-tempat yang ingin dikunjungi. Dari menentukan tempat tujuan, makanan dan minuman, dan tentu buah tangan khas daerah itu.

Dari dulu aku selalu cinta dengan produk cetak dan aku selalu ingin membuatnya sendiri. Salah satu desain yang sudah jadi adalah ‘Catatan untuk Liburan’ ini. Serunya, pas mendesain buku ini, banyak sekali hal yang terpikirkan. Dari membayangkan menjelajahi daerah-daerah pelosok di Indonesia, jalan-jalan lagi ke Jepang, Selandia Baru, Eropa Utara, sampai ke belahan dunia manapun. Wah!

Perbedaan jalan-jalan ke luar negeri dan ke luar kota adalah dokumen-dokumen perjalanan. Kalau perjalanan ke luar kota, kita tidak perlu mengurus dokumen seperti paspor dan visa. Tetapi kalau perjalanan ke luar negeri, jelas kita akan membutuhkan dokumen tersebut. Bahkan ada beberapa tiket objek wisata khusus turis luar negeri yang harus kita beli dari sini. Selebihnya seperti tempat penginapan dan segala persiapannya, sebaiknya direncanakan dengan matang sebelum perjalanan.

Kamu bisa mengunduhnya secara gratis di sini. Kamu bisa mencetaknya dengan mesin cetak yang bisa mencetak bolak-balik. Buku Catatan untuk Liburan ini berukuran 9 x 12.5 cm, jadi kalau di kertas A4 kamu bisa dapat 2 buku. Ukuran ini cukup praktis dan sama dengan besaran paspor supaya bisa masuk ke dalam tas yang sama. Ada 14 lembar kertas di dalam buku catatan ini dan pas untuk kamu yang ingin berlibur sampai 14 hari. Setelah dicetak, kamu bisa menjilidnya dengan stapler atau dengan jahitan.

Akhir bulan April ini, aku akan pergi berlibur bersama keluargaku. Cerita tentang perjalananku akan aku bagikan di tulisan aku selanjutnya. Aku berharap, buku Catatan untuk Liburan ini juga bisa berguna untuk teman-teman yang ingin berpergian. Walaupun semuanya sudah direncanakan dengan baik, tapi jangan menutup diri dari kejutan-kejutan yang akan ada sepanjang perjalanan nanti.

Silakan masuk untuk download (24 downloads)

Walaupun gratis, Catatan untuk Liburan ini hanya boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. Jadi kalau ingin digunakan untuk kepentingan komersil, silakan hubungi kami yaaa!


Dalam urusan cetak mencetak, KROMA didukung oleh Astragraphia dengan mesin Fuji Xerox DocuCentre-VI C2271. Kami bisa mencetak di atas kertas yang tebalnya hampir 300 gsm dengan kualitas warna yang baik dan kami juga bisa mencetak bolak-balik dengan pengaturan yang  mudah.
Posted by:Evelyn Gasman

Evelyn Gasman (@evelyngasman) adalah kepala dari KROMA Kiosk dan Klass. Orang yang suka kerajinan tangan, entah karena kerajinan, atau emang rajin beneran. Dia selalu senang bekerja di bidang kreatif. Dia merangkum kesukaannya dalam ABCD (art, branding, craft, dan design). Kerjaannya selain berkerajinan adalah mengurusi urusan produksi KROMA Kiosk dan Klass.

Leave a Reply